Memori internal yang cepat penuh sering menjadi masalah bagi pengguna Android. Salah satu penyebabnya adalah aplikasi tersembunyi atau aplikasi yang jarang digunakan, namun tetap berjalan di latar belakang dan mengonsumsi ruang penyimpanan. Mengetahui cara menemukan aplikasi-aplikasi ini dapat membantu Anda menjaga performa ponsel tetap optimal. Berikut panduan lengkapnya.
1. Memeriksa Penggunaan Memori di Pengaturan Android
Langkah pertama untuk menemukan aplikasi yang memakan banyak memori adalah melalui pengaturan Android:
- Buka Pengaturan (Settings) pada ponsel Anda.
- Pilih Penyimpanan (Storage).
- Klik pada Aplikasi atau App Usage untuk melihat daftar aplikasi beserta ukuran memori yang digunakan.
Dengan daftar ini, Anda bisa mengetahui aplikasi mana yang memakan ruang paling besar, termasuk aplikasi tersembunyi yang jarang terlihat di layar utama.
2. Menggunakan Fitur “Aplikasi Tersembunyi” atau “App Drawer”
Beberapa ponsel Android memiliki fitur untuk menyembunyikan aplikasi dari layar utama atau app drawer. Untuk menemukan aplikasi tersembunyi:
- Buka App Drawer.
- Klik menu tiga titik atau opsi Sort & Filter.
- Pilih Tampilkan Aplikasi Tersembunyi.
Fitur ini membantu Anda melihat semua aplikasi yang terpasang, termasuk yang disembunyikan, sehingga memudahkan identifikasi aplikasi penyedot memori.
3. Menggunakan Aplikasi Pihak Ketiga
Ada beberapa aplikasi pihak ketiga yang dirancang khusus untuk mengidentifikasi penggunaan memori dan aplikasi tersembunyi, misalnya:
- CCleaner: Memindai aplikasi yang jarang digunakan dan cache yang menumpuk.
- Files by Google: Menunjukkan aplikasi besar dan file yang tidak diperlukan.
- DiskUsage: Memberikan visualisasi penggunaan memori internal.
Aplikasi-aplikasi ini memudahkan pengguna untuk menemukan aplikasi tersembunyi yang boros memori.
4. Mengecek Aplikasi yang Berjalan di Latar Belakang
Beberapa aplikasi tersembunyi tetap aktif di latar belakang, sehingga memakan RAM dan memori internal. Untuk mengecek:
- Buka Pengaturan → Aplikasi → Aplikasi yang Berjalan (Running Apps).
- Identifikasi aplikasi yang jarang digunakan tapi terus berjalan.
- Pilih aplikasi tersebut, lalu hentikan atau nonaktifkan jika tidak diperlukan.
Langkah ini akan membantu mengurangi penggunaan memori dan mempercepat kinerja ponsel.
5. Menghapus Cache dan Data Aplikasi
Setelah menemukan aplikasi yang memakan banyak memori, membersihkan cache atau data aplikasi dapat mengurangi beban memori:
- Buka Pengaturan → Aplikasi → Pilih Aplikasi.
- Klik Penyimpanan → Hapus Cache.
- Jika diperlukan, klik Hapus Data untuk membersihkan data sementara aplikasi.
Ini sangat berguna untuk aplikasi yang jarang digunakan tapi memiliki cache besar.
6. Menonaktifkan atau Menghapus Aplikasi yang Tidak Diperlukan
Jika aplikasi tidak penting dan memakan banyak memori, ada baiknya menonaktifkan atau menghapusnya:
- Menonaktifkan aplikasi bawaan: Beberapa aplikasi bawaan tidak bisa dihapus, tapi bisa dinonaktifkan.
- Menghapus aplikasi pihak ketiga: Hapus aplikasi yang jarang digunakan untuk mengosongkan memori internal.
Dengan langkah ini, ponsel Anda akan lebih ringan dan memori internal lebih lega.
Kesimpulan
Menemukan aplikasi tersembunyi di Android yang memakan banyak memori internal tidaklah sulit. Dengan memeriksa penggunaan memori, menampilkan aplikasi tersembunyi, memanfaatkan aplikasi pihak ketiga, serta membersihkan cache atau menghapus aplikasi yang tidak dibutuhkan, Anda dapat mengoptimalkan kinerja ponsel secara signifikan. Memori internal yang bersih akan membuat pengalaman menggunakan Android lebih lancar dan nyaman.





